Senin, 24 September 2012

Perkuliahan Sistem Embedded Pertemuan Ke 3

Perkuliahan ke 3 pada mata kuliah sistem embedded kali ini adalah akan membahas mengenai pemodelan sistem embedded dengan menggunakan Flowchart dan Data Flow diagaram. Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa dalam mendesain sebuah sistem kita pertama kali adalah harus memodelkan sistem tersebut. tujuan dari pemodelan adalah untuk menghemat waktu, dapat melakukan percobaan pada situasi kompleks dan pengembang dapat berfokus pada karakteristik penting dari permasalahan. Dalam pemodelan terdapat berbagai macam cara. Pada pembahasan kali ini adalah kita akan berfokus pada :
  1. Flowchart
  2. Data Flow Diagram
apa yang dimaksud dengan Flowchart? berbagai definisi mengenai flowchart ini sangat banyak. Namun pada tulisan ini Flowchart akan didefinisikan sebagai bagan-bagan yang mempunyai aliran yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Pada penulisan Flowchart ada dua model yaitu System dan program Flowchart.

Data Flow Diagram (DFD) adalah representasi grafik dari sebuah sistem. DFD menggambarkan komponen-komponen sebuah sistem, aliran-aliran data di mana komponen-komponen tersebut, dan asal, tujuan, dan penyimpanan dari data tersebut.
Ada 3 (tiga) jenis DFD, yaitu ;
§  Context Diagram (CD)
§  DFD Fisik
§  DFD Logis
Context Diagram (CD)
Jenis pertama Context Diagram, adalah data flow diagram tingkat atas (DFD Top Level), yaitu diagram yang
paling tidak detail, dari sebuah sistem informasi yang menggambarkan aliran-aliran data ke dalam dan ke luar
sistem dan ke dalam dan ke luar entitas-entitas eksternal. (CD menggambarkan sistem dalam satu lingkaran
dan hubungan dengan entitas luar. Lingkaran tersebut menggambarkan keseluruhan proses dalam sistem).


Diagram Level n / Data Flow Diagram Levelled
Dalam diagram n DFD dapat digunakan untuk menggambarkan diagram fisik maupun diagram diagram logis.
Dimana Diagram Level n merupakan hasil pengembangan dari Context Diagram ke dalam komponen yang
lebih detail tersebut disebut dengan top-down partitioning


Untuk lebih jelas mengenai perkulihan ini materi dapat di download : materi kuliah ke 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar